, ,

Adzka Sundusia
21 September 23 pada , ,

Selat Aqaba: Perbatasan Alami Antara Mesir, Yordania, dan Palestina

185 Views
2 menit
Aqaba Mesir Jordan Palestina

Selat Aqaba adalah salah satu perairan yang memainkan peran penting dalam geografi dan geopolitik Timur Tengah. Terletak di bagian ujung selatan Semenanjung Sinai, Selat Aqaba adalah perbatasan alami yang memisahkan tiga negara: Mesir, Yordania, dan Palestina. Artikel ini akan menjelaskan lebih lanjut tentang Selat Aqaba dan signifikansinya dalam wilayah ini.

Deskripsi Geografis

Selat Aqaba adalah sebuah selat yang menghubungkan Laut Merah dengan Laut Tengah. Ini membentang sepanjang sekitar 180 kilometer (112 mil) dan lebarnya bervariasi antara 13 hingga 25 kilometer (8 hingga 16 mil). Selat ini terletak di antara Semenanjung Sinai (yang merupakan bagian dari Mesir) di sebelah barat dan Tanah Suci (yang mencakup wilayah Palestina dan bagian dari Yordania) di sebelah timur.

Peran Sejarah dan Geopolitik

Selat Aqaba telah memainkan peran penting dalam sejarah dan geopolitik wilayah ini. Selama sebagian besar sejarahnya, Selat Aqaba adalah salah satu jalur perdagangan utama di Timur Tengah, menghubungkan kerajaan-kerajaan kuno, seperti Kerajaan Nabatea dan Kerajaan Petra di wilayah yang sekarang menjadi Yordania dan wilayah Laut Merah.

Pentingnya Selat Aqaba masih terasa hingga saat ini. Kota Aqaba di Yordania adalah salah satu pelabuhan terpenting di wilayah ini dan memiliki hubungan laut langsung dengan Eropa dan Asia melalui Terusan Suez. Selain itu, Selat Aqaba juga memiliki nilai strategis dalam hal keamanan, karena mengontrol akses ke Laut Merah yang penting secara militer.

Perbatasan dan Masalah Terkait

Selat Aqaba, meskipun menjadi perbatasan alami, telah menjadi sumber ketegangan dalam sejarah modern. Selama konflik Israel-Palestina, status Selat Aqaba dan kepemilikannya menjadi bahan perdebatan yang serius. Kesepakatan damai, seperti Perjanjian Camp David antara Mesir dan Israel pada tahun 1978, juga mempengaruhi kontrol atas Selat Aqaba.

Hari ini, perbatasan di sekitar Selat Aqaba masih menjadi masalah yang diperdebatkan antara Mesir, Yordania, dan Palestina. Pihak-pihak terlibat terus berupaya untuk mencapai kesepakatan yang menguntungkan semua pihak dan menjaga stabilitas di wilayah ini.

Kesimpulan

Selat Aqaba adalah perbatasan alami yang membagi tiga negara yang berbagi wilayah ini. Selain itu, selat ini memiliki signifikansi geografis, ekonomis, dan geopolitik yang besar di Timur Tengah. Sementara perdebatan mengenai perbatasan dan kontrol atas selat ini terus berlanjut, Selat Aqaba tetap menjadi elemen penting dalam dinamika wilayah ini dan memiliki dampak besar pada keamanan dan perkembangan ekonomi di sekitarnya.

Postingan ini diperbarui pada: 21 September 2023

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Cari Postingan

Tentang Kami

Adzka Sundusia adalah lembaga konsultan pendidikan yang memfasilitasi calon pelajar yang berasal dari Indonesia ke Turki dan Timur Tengah

Kategori

Kategori

Ada Pertanyaan?

Adzka Sundusia ©2024  All Rights Reserved
Made with ❤ by M. Ridwanullah
Selat Aqaba: Perbatasan Alami Antara Mesir, Yordania, dan Palestina

Silakan pilih agen kami yang tersedia untuk memulai percakapan

Dengan , apa ada yang bisa saya bantu?
×
Ada yang bisa kami bantu?
eyebubblecoffee-cupmenu linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram